Anis Kembang

Anis Kembang (Zoothera interpres)

Anis Kembang (Zoothera interpres)

A. PENYEBARAN

Penyebarannya di daerah Jawa Barat, Kalimantan, Nusa tenggara Barat, Cina, dan India. Burung anis kembang memiliki habitat di hutan, seperti hutan primer, hutan sekunder yang tinggi, hutan yang rusak, petak – petak hutan yang terisolasi, serta padang belantara. Sarang telurnya terbuat dari rerumputan kering. Anis kembang merupakan jenis burung yang jumlahnya menyusut di habitat aslinya. Menurut catatan Bird Life Indonesia, anis kembang masih mudah dijumpai di daerah flores dan kalimantan. Di Indonesia, ada 12 jenis anis yang dapat ditemui dialam terbuka, terbuka anis kembang.

Di wilayah Nusa Tenggara, perburuan anis kembang dimulai dari awal 1995. Saat Pulau Sumbawa “kehabisan stok”, para pemburu itu melebarkan sayap ke flores. Menurut pengamatan Yayasan Komodo Indonesia (Yakines), perburuan anis kembang di flores telah terjadi sejak awal 1999. Hal ini bisa ditemui di hutan Mbeliling, Flores.

Burung ini biasanya ditemukan di Lombok dan Sumbawa di ketinggian 200-1.300 mdpl. Sementara itu, di FLores dijumpai di dataran rendah sampai ketinggian sekitar 1.ooo m. Pastinya, anis kembang merupakan burung yang sebarannya terbatas hanya di Nusa Tenggara.

Baik secara nasional maupun internasional, burung ini belum dilindungi undang – undang. Padahal, kenyataan di lapangan perdagangan anis kembang telah sampai pada tahap yang sangat mengkhawatirkan. Sejak tahun 1994, menurut catatan Bird Life Indonesia, Gubernur NTB waktu itu, telah mengeluarkan larangan terhadap perdagangan burung di wilayah tersebut. Namun, hingga kini perdagangan punglor (nama lain dari anis) di Provinsi NTB makin marak saja.

B. CIRI KELAMIN JANTAN DAN BETINA

Anis Kembang Jantan, jika bertemu betina akan mendongak dongak

Anis Kembang Jantan, jika bertemu betina akan mendongak dongak

Sebagai penggemar burung penyanyi, umumnya anis kembang yang dipelihara adalah burung yang berjenis kelamin jantan. Lebih-lebih jika dipelihara dengan tujuan untuk dilombakan. Dibandingkan dengan yang betina, anis kembang jantan memiliki kicauan yang lebih bervariasi. Disamping itu juga bervolume lebih tegas, keras dan lantang.

Mengetahui jenis kelamin anis kembang harus jeli benar. Gampang – gampang susah. Berdasarkan pengalaman para penjual dan pemerhati burung, ada beberapa patokan yang bisa dijadikan acuan antara lain :

 

a. Ciri Fisik :

• Mata : Pejantan memiliki mata yang Melotot (menonjol keluar), sedangkan betina matanya datar

• Kepala : Ceper Porposional tidak terlalu melengkung ke atas

• Leher : Carilah pejantan yang memiliki leher panjang namun tebal. Berdasarkan pengalaman saya anis kembang dengan leher yang saya sebutkan tadi mempunyai mental tangguh dan volume yang lantang.

• Paruh : Panjang, Tebal, diyakini mempunyai volume yang lantang

• Body : Jangan keliru, untuk jenis punglor (anis) pejantan memiliki bodi panjang tetapi tidak besar ! awas ! Pejantan memiliki panjang tubuh lebih padet (tidak njebobok). Beda dengan betina bodinya besar dan mekar (njebobog).

• Paha : Untuk jenis Punglor (anis) kembang, paha lah yang utama dijadikan acuan. Paha terkesan padet dan panjang sehingga ketika Anis Kembang tersebut berdiri cenderung tegak. Berbeda dengan betinanya, kalau berdiri sedikit  rebahan (ndlosor)

• Ekor : Pejantan memiliki ekor panjang dan rapi (ngumpul ditengah) menandakan burung dalam kondisi fit !

• Bulu : Untuk anis kembang trotol bisa dilihat pada seputar pangkal hidung sampai pipi, warna seputar pangkal hidung untuk usia trotol 3-5 bulan corak hitam lebih mengkilat. Berdasarkan pengalaman pribadi saya usia 3 bulanan sudah terlihat, sukur sukur kalo sudah terlihat ngeblok hitam. Ini juga mempengaruhi asal daerah habitat anis kembang tsb.

• Sumpit : Pejantan memiliki sumpit yang rapat dan keras. Betina memiliki sumpit longgar dan lembek.

b. Ciri Khusus( Apabila Sudah Menginjak Masa Kawin )

Pejantan : Tubuhnya memanjang sambil mendongak – dongakkan kepala (Mbandul), di ikuti kicauan keras nan merdu (ngerol). Prilaku ini menandakan Anis Kembang tersebut dalam kondisi Fit.

Betina : Sayapnya ngeper akan tetapi kepalanya juga diangkat keatas namun tidak mendonggak (mbandul), terkadang diikuti kicauan monoton pertanda memanggil pasangan dan siap diajak kawin.

* untuk Anis kembang  usia 3-5 bulan biasanya sudah terdengar suara ngeriwik , beda ngeriwik jantan dan betina adalah terletak pada paruh dan leher. Pejantan apabila  ngeriwik paruhnya terbuka dan tenggorokannya mengembung. Betina apabila ngeriwik paruhnya tidak terlalu dibuka hanya menggembungkan tenggorokan saja.

C. RAWATAN HARIAN

• Pagi hari,sekitar pukul 05.00 WIB,  krodong dibuka beri 3 ekor jangkrik yang sudah dibuang kepala dan kakinya, lalu diangin anginkan di depan rumah (kalo burung belum jinak cari tempat yang agak sepi namun rindang).

• Selang 1,5 Jam, mandikan  anis kembang, diselingi membersihkan kotoran burung, dan menambahkan voer atau mengganti air minum.

• Berikan buah: Terserah pepaya, pisang, apel atau sawo .

• Berikan Exfood : Jangkrik 2 ekor, kroto 1 sendok teh

• Selesai mandi masukkan kembali burung kedalam sangkar, bisa langsung dijemur apabila cuacanya tidak terlalu terik.

• Selang 2 Jam bisa diberikan cacing tanah 1 ekor, setelah itu di angin anginkan di depan rumah

• Beres melahap cacing bisa langsung dikerodong dan di istirahatkan didalam rumah sambil di pasangkan CD mastering, ingat memaster tidak harus keras, akan tetapi jelas dan diputar dalam tempo yang cukup. Sebab jika terlalu lama / seharian full bisa bisa stress burung tsb.

• Sore hari (pukul 16.00), krodong bisa dibuka akan tetapi tidak di jemur cukup dianginkan saja sampe pukul 18.00 WIB. Mandikan kembali burung tsb sembari membersihkan kotoran burung dalam sangkar.

• Berikan 3 ekor jangkrik dan 1 sendok teh kroto lalu anginkan di depan rumah

• Selang 1 jam, masukkan burung dan dikrodong

*Lakukan secara kontinyu, jangan terlalu terburu – buru untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebab jika anda ingin berhasil anda harus berusaha terlebih dahulu, berpedomanlah bahwa rawatan yang anda berikan adalah yang terbaik, jangan mudah mengganti setingan pakan, karena seseorang biasanya akan terpancing begitu melihat kesuksesan rekan atau setelah membaca di tabloid burung sekaligus.

D. MANDI JEMUR

Mandi Malam untuk burung anis kembang konon sangat memiliki pengaruh besar. Hal ini banyak dirasakan oleh para penggemar burung yang merawat anis kembang debutannya. Dengan metode mandi malam ternyata banyak membuahkan hasil yang baik ketika dilapangan (lomba). Namun, mandi malam ini sebaiknya dilakukan hanya ketika cuaca baik, dalam arti tidak mendung tau hujan. Jika musim hujan, sebaiknya jangan dilakukan, sebab angin yang bertiup dikala hujan turun bisa berakibat buruk bagi burung itu sendiri. Memang beberapa pengalaman mengatakan mandi malam bagus untuk spesies Anis / Punglor karena bersifat meredam birahi.

E. MASA MABUNG

Mabung yang mempunyai arti Rontok Bulu (Ngurak), pada dasarnya hampir semua burung akan mengalaminya pada siklus tertentu. Biasanya terjadi pada tri semester pertama terhitung sejak burung tersebut menetas. Bagaimana pedoman bahwa burung tersebut dikatakan mabung : Sewaktu kita buka krodong perhatikan apakah ada helai bulu halus yang berjatuhan, jika temponya perhari semakin banyak atau diikuti bulu besar pada bagian sayap, ekor, kepala juga jatuh, maka itulah pertanda burung anda memasuki masa mabung.

Untuk perawatan dikala mabung :

• Burung harus dikondisikan dalam ruangan yang tidak bising karena akan mengganggu proses mabung.

• Sering dikrodong, dengan maksud agar burung tersebut tidak mudah stress atau memberikan waktu untuk istirahat.

• Boleh dimandikan minimum seminggu sekali, bisa diselingi dengan membersihkan kotoran burung, sebaiknya dijemur tetapi tidak extrem, kalo perlu anginkan saja sampai bulu agak kering.

• Berikan Suplemen (Vitamin) penumbuh bulu, tidak harus mahal yang penting benar untuk pertumbuhan bulu, untuk menjaga kondisi burung tetap baik dan sehat, dan memberi nutrisi dari dalam tubuh, sehingga setelah muncul bulu mudanya agar tidak kopong.

• Makanan cukup diberikan menu semula/ harian akan tetapi diberikan tambahan sedikit, ingat….. sedikit saja supaya setelah mabung tidak terjadi kegemukan (Obesitas) yang menyebabkan burung malas berkicau setelah selesai mabung.

• Lakukan pemasteran karena konon burung mabung sangat konsen sekali jadi bisa gampang terekam. Ingat memaster suara burung tidak harus kencang yang penting jelas dan dengan waktu yang cukup.

F. CARA MENYIAPKAN DALAM KONTES (LOMBA)

Untuk masalah penyiapan burung untuk kontes menurut saya tidak jauh dari setingan awal, yang terpenting pahami karakter burung :

• H -1, Wajib untuk full istirahat (Full Krodong) serta berikan suplemen untuk tenaga, exfood bisa diberikan 1 step misalnya jangkri 2 ekor jadi 3 ekor.

• Hari H, waktu buka krodong cukup dianginkan dipagi hari, namun apabila jam kontes jatuh di siang hari burung bisa dimandikan namun tidak perlu dijemur extrem cukup dianginkan ditempat yang teduh dan tak terlihat lawan jenisnya, dan diberikan menu yang sama (setingan harian).

*Experimen saya selalu berhasil, karena saya kroscek pada setingan harian, sebab burung tidak kaget mengalami perubahan tersebut, terlebih burung yang masih muda. Dan satu lagi yang dicari juri untuk menang selain kualitas suaranya seperti volume, irama, isian dan gaya ada 1 faktor yang tak bisa disepelekan, yaitu burung harus TAHAN, sebaik baiknya burung ocehan kalo burung tidak TAHAN menghadapi suasana dan tekakan di lapangan,dan tidak awet membawakan ocehannya, tidak akan bisa menang. Untuk melatih burung supaya TAHAN bisa dibentuk sejak usia dini. Dari Proses penjinakan, mandi jemur, setingan exfood, sampai pemasteran semuanya berpengaruh, Makanya saya selalu membeli burung yang anakan dengan seleksi saya sendiri dan tidak mudah mengganti setingan exfood karena sejatinya burung gak perlu neko neko, yang neko neko pun belum tentu juara hehehehe , selamat mencoba……..

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s