ASI, adalah yang terbaik dan tak tertandingi

Minum Asi

Minum Asi

ASI (air susu ibu) mempunyai keunggulan yang tak tertandingi. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan pada beberapa rumah sakit milik pemerintah di Surabaya sampai akhir Desember 2009, didapatkan bahwa sebagian besar ibu (55,3%) menyatakan bahwa begitu lahir, bayi hanya diperlihatkan kepada orang tua tanpa diberi kesempatan untuk mulai belajar menyusu (inisiasi dini). Hampir Seluruh  (85%) Ibu menyatakan bahwa bayinya tidak diberikan kepada si ibu untuk disusui setiap saat. Bahkan 90% responden mengaku bahwa bayinya diberi susu formula saat masih berada di rumah sakit. Di empat wilayah kerja Puskesmas di Surabaya (2010), didapatkan bahwa hanya sebagian kecil (35%) bayi usia 0-6 bulan yang diberi ASI eksklusif.

Jika dikaji mendalam, pemberian ASI eksklusif tidak akan mengalami hambatan, jika ibu mempunyai pengetahuan dan niat kuat. Apalagi isapan bayi pada putting susu pada jam – jam pertama kelahiran merupakan stimulasi kuat mendorong otak (hipofiseanterior) untuk segera memproduksi hormon prolaktin. Hormon prolaktin segeramemungkinkan terjadinya produki ASI yang memenuhi kantong – kantong ASI pada payudara (ductus lactiferus). Meskipun belum keluar, ibu harus terus mencoba dan tidak terburu – buru memberikan susu formula. Ibu harus mempunyai informasi tepat mengenai ASI Eksklusif sejak jauh hari, sehingga memiliki waktu cukup mempersiapkan diri.

Dalam fase pemberian ASI Eksklusif, bayi hanya diberi ASI saja, tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air putih, maupun makanan padat. Fenomena yang terjadi, saat bayi masih berusia 0-6 bulan ibu memberikan ASI, tetapi tidak Eksklusif, karena menambahkan lain – lain.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) mengkaji lebih dari 3.000 penelitian. hasilnya pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan jangka waktu paling optimal.

Terdapat tiga stadium pengeluaran ASI. Stadium 1 adalah kolostrum yang merupakan cairan pertama disekresi oleh kelenjar payudara dari hari pertama sampai hari ke 4. Warna kuning keemasan kolostrum disebabkan tingginya komposisi lemak da sel – sel hidup. Kolostrum mengandung zat kekebalan 10 – 17 kali lebih banyak dari susu matang/matur, serta melindungi bayi dari diare.

ASI stadium 2 adalah ASI peralihan, yang diproduksi pada hari ke4 sampai hari ke 10 sampai seterusnya. Pada stadium 1 & 2, produksi ASI masih sedikit. Suhu ASI sama dengan suhu tubuh dan membuat bayi nyaman.

bagi bayi usia 0-6 bulan, ASI eksklusif merupakan makanan tunggal yang memenuhi semua kebutuhan pertumbuhan sampai usia 6 bulan. Pada usia tersebut, sistem pencernaannya belum sempurna dan belum siap menerima makan selain ASI. Beberapa enzin pemecah protein seperti asam lambung, pepsin, lipase, enzim amilase, dan sebagainya baru diproduksi sempurna saat bayi berumur 6 bulan.

Hingga 6 bulan, sel – sel disekitar usus belum siap mencerna zat – zat yang terkandung dalam makanan, imun dan alergi. Selain itu pemberian MPASI sebelum bayi berusia 6 bulan dapat memicu bayi mengalami obesitas di kemudian hari, karena proses pemecahan sari – sari makanan belum sempurna. Bahkan ada beberapa kasus ekstrem bayi memerlukan tindakan pembedahan akibat pemberian MPASI terlalu dini (bayi mengalami obstruksi ileus/ usus terpelintir). Apapun yang terjadi , bayi berhak mendapatkan ASI eksklusif dan ibu wajib memberikannya.

*Dosen pada prodi D3 Keperawatan Kampus Sutomo, Surabaya,

  Poltekkes Kemenkes Surabaya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s